Klenteng Sam Poo Kong
Hai guys! tahukan kalian bahwa suatu hari Laksamana Cheng Ho sedang berlayar melewati Laut Jawa. Tidak disangka tidak diduga… ada seorang awak kapalnya yang sakit, namanya Wang Jinghong atau juga dikenal sebagai Kiai Juru Mudi Dampo Awang. Laksamana Cheng Ho yang peduli dengan awaknya pun meminta untuk membuang sauh, agar kapal bisa berlabuh dan awak kapalnya bisa beristirahat.
Diceritakan mereka memang sedang menempuh perjalanan jauh dari negeri asalnya, China daratan. Perjalanan panjang itu memang melelahkan, dan mempengaruhi stamina awak kapal Laksamana Cheng Ho. Hingga memaksa mereka untuk berlabuh di Semarang.
Tidak disangka, kalau keputusan Laksamana Cheng Ho ini akan menjadi cerita tersendiri dan membuat sejarah baru di Semarang. Karena ketika setelah mendarat Laksamana Cheng Ho kemudian membuat masjid yang berada di tepi pantai, dan perkembangannya sekarang menjadi sebuah klenteng yang dikenal dengan nama Klenteng Sam Poo Kong.
Klenteng Sam Poo Kong atau juga dikenal dengan Klenteng Gedong Batu dengan arsitektur khas China daratan. Sampai sekarang, ini adalah klenteng terluas yang pernah saya kunjungi, luasnya sendiri kira – kira lebih dari 1.000 meter persegi. Dan Terdapat patung Laksamana Cheng HO yang sangat besar.
Untuk masuk ke Klenteng Sam Poo Kong ini kita hanya perlu membayar 15K-30K saja sudah dapat berkeliling Klenteng.
Tidak diragukan lagi, Klenteng Sam Poo Kong ini adalah salah satu cagar budaya di Kota Semarang yang menyenangkan untuk dijadikan sebagai destinasi liburan sambil belajar sejarah.
Yuk, mari keliling Klenteng Sam Poo Kong!














0 komentar: